SBOBET
Damn! I Love Indonesia ARKARNA - Kebyar-Kebyar
![]() |
| SBOBET - Damn! I Love Indonesia ARKARNA - Kebyar-Kebyar |
SBOBET
Suatu kebanggaan bagi Arkarna, band asal Inggris yang baru saja melempar single recycle Kebyar-Kebyar ciptaan almarhum Gombloh. Kelompok musik Arkarna sukses membakar semangat nasionalisme penonton lewat lagu Kebyar- Kebyar milik mendiang Gombloh. Arkarna tidak sekadar menyanyikan lagu tersebut, juga mengaransemennya dengan lebih ngerock.Lagu Kebyar-Kebyar dipilih Arkarna karena memiliki instrumen musik yang sederhana namun memiliki semangat cinta Tanah Air. “Ketika kami mendengarkan Kebyar-kebyar , itu terdengar sederhana namun sangat anthemic .
Lagu ini dapat menjadi sesuatu yang sangat menyentuh hati, bahkan kepada orang yang belum pernah mendengarkannya, sangat patriot. Ini pengalaman yang menakjubkan dan kami sungguh terkoneksi dengan masyarakat Indonesia. Ketika mendengarnya, kami juga sempat merinding,” kata Ollie.
![]() |
| SBOBET - Damn! I Love Indonesia ARKARNA - Kebyar-Kebyar |
CASINO ONLINE
Arkarna merasa lagu Kebyar-Kebyar adalah yang paling cocok bagi mereka. Dari segi lirik dan nada, Kebyar-Kebyar punya sesuatu yang mampu menggerakkan hati mereka.“Jadi Arkarna sempat ditawari beberapa lagu. Tapi entah kenapa, mungkin karena berjodoh, mereka akhirnya memilih Kebyar-Kebyar sebagai single. Musiknya yang patriotik membuat mereka makin yakin dengan keputusan mereka memilih Kebyar-Kebyar,” ungkap media relation Warner Music Indonesia saat dihubungi Selasa (18/8).
Dirilis tepat pada 17 Agustus kemarin, lagu Kebyar-Kebyar versi Arkarna mendapat sambutan positif dari masyarakat Indonesia. Selain sebagai ‘kado’ untuk kemerdekaan Indonesia, lagu Kebyar-Kebyar Arkarna juga ditujukan sebagai kampanye anti narkoba.
JUDI BOLA
“Selama dua minggu saya mempelajarinya dan mencoba terus untuk melafalkannya sebelum akhirnya saya bisa menyanyikannya dengan benar. Saya belajar pelafalan kata demi kata dalam lagu itu dari teman-teman yang berada di Indonesia. Jadi, tidak ada guru profesional yang mengajari saya. Saya banyak mendengarkan versi yang Gombloh nyanyikan, lalu saya coba mengulanginya terus menerus, merekamnya, dan mengirimkannya kepada teman-teman yang berada di Indonesia, lalu mereka berkata, ‘Bukan seperti itu,’ dan saya harus mengulanginya dengan koreksi dari mereka,” kisahnya lalu tertawa.“Mungkin kalau dihitung ya bisa beratus-ratus kali saya berlatih,” imbuhnya.
Meski harus melalui proses seperti itu, ia merasa senang karena akhirnya bisa melantunkan lagu tersebut.
“Saya senang akhirnya bisa menyanyikannya. Sungguh sebuah kehormatan bagi kami (Arkarna) untuk membawakan lagu yang otentik dan patriotik ini,” ucapnya.















